Skip to content

TERNYATA, KEJENIUSAN KITA MUDAH DITEMUI

Napoleon Hill pernah menulis bahwa setiap individu perlu memiliki pause time….waktu yang sunyi. Waktu yang sunyi ini selaras dengan Law of Attraction. Waktu yang sunyi itu apa sih sebenarnya?

Ada tiga waktu yang sunyi. Catat yah….ilmu mahal ini. Ambil buku atau kertas dan alat tulis.

  • Waktu sunyi yang pertama adalah bangun tidur pagi.
  • Yang kedua adalah ketika kamu mau tidur. Jangan mikirin mantan kamu yah ketika mau tidur. Nanti enggak bisa move-on atau malah mimpi buruk. 😂
  • Yang ketiga, ketika kamu sendirian. Oke, ini yang perlu kita punya waktu-waktu sunyi.

Nah waktu sunyi tadi itu buat apa yah?
Kalau kita punya waktu sunyi, dan kita memanfaatkannya dengan baik, itu akan membuka kecerdasan manusia…kecerdasan diri kita. Setiap manusia itu dilahirkan sempurna. Yang membuat manusia itu sempurnanya dan yang membedakan dari makhluk lain adalah kecerdasan ini.

Kejeniusan manusia itu adalah yang tidak melawan ‘arus’, atau dengan kata lain yang yang mengikutin ‘arus’. Ciri-cirinya itu mudah dikenali.

  • Satu, saat kita melakukan hal tersebut sangat…sangat mudah banget. Bahkan saking mudahnya, kita sampe ga ngerasa…ga sadar bahwa tu kejeniusan kita….kita ga sadar itu kelebihan kita.
  • Kedua, ketika kita melakukan sesuatu karena saking mudahnya, maka output yang dihasilkan selalu bagus….hebat….luar biasa. Ketika kita melakukan hal tersebut, hasilnya jauh lebih hebat daripada hal lain yang kita kerjakan atau usahakan.

Contoh, saya punya teman nih, sebut saja namanya si Udin. Teman saya ini sangat-sangat jago masak. Dia pintar banget memasak. Semua yang dia lakuin sekali lihat langsung bisa masak. Semua masakannya enak. Nah, saking mudah dan gampangnya memasak itu bagi si Udin, apalagi dia sudah terbiasa masak, dia ngerasa itu bukan bakatnya…..itu bukan kejeniusannya…itu bukan kelebihannya. Dia menganggap hal memasak hal yang sepele…kecil. Dia malah mencari hal lain. Dia malah mencari kerjaan lain. Nah, ini yang tadi saya sebut dengan melawan ‘arus’ atau mengikuti ‘arus’.

Jadi yang dimaksud melawan arus itu berarti ketika kejeniusan kita berlawanan dengan keinginan kita. Sedangkan yang mengikuti arus itu berarti ketika kita mengerjakan sesuatu yang dengan mudah banget, mahir, expert, ahli, pakar, tanpa effort besar, dan hasilnya bagus, luar biasa, keren….

Nah, sekarang baru sadar dengan perkataan bahwa ”Sesuatu yang kamu suka, tapi tidak baik bagimu. Dan sesuatu apa yang tidak kamu sukai, justru sebenarnya baik bagimu. Make sense khan sekarang ?

Nirvana di Bumi, 04 Maret 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *